Apa Yang Baru...?

APA SIH BEDANYA ROKOK KONVENSIAONAL DENGAN ROKOK ELEKTRIK (VAPE)

hallo lagi kawan DevLog's kali ini saya akan membahas, apa sih bedanya rokok elektrik (vape) dengan rokok konvensional...?



di antara kalian pasti pada bingung kan "perbedaannya apa sih emangnya?" gitu khan.....

oke dari pada kebanyakan comot sana comot sini mendingan aku kasih tau aja deh biar ngak pada kepo.... jyahahahaha yang pada kepo...

kalo menurut saya ya vape itu bagaikan kita itu........
SEPERTI memasak air, begitulah analogi rokok elektrik atau yang lebih dikenal dengan vape atau vapor. Tapi ada yang beranggapan vape lebih berbahaya daripada rokok konvensional. Namun tak sedikit juga yang beranggapan vape lebih aman daripada rokok konvensional. Jadi, mana sih lebih benar?
Nama Hon Lik sebagai penemu rokok elektrik asal China yang sering disebut vape atau vapor. Hon Lik adalah seorang ahli farmasi yang kecanduan rokok konvensional hingga menderita penyakit infeksi pernafasan. Selama 3 tahun Hon Lik berusahaan menciptakan rokok elektrik dan pada akhirnya Hon Lik berhasil. Seperti dilansir Side.id, penemuan vape ini sudah dipatenkan olehnya sejak tahun 2003. Lantas apa bedanya Vape dengan rokok konvensional?
Tentu terdapat perbedaan antara keduanya, secara signifikan penggunaan Vape menggunakan baterai dan kemudian cairan atau liquid yang di teteskan akan mengeluarkan uap sebagai pengganti cara pembakaran tembakau pada rokok konvensional. Liquid dari vape memiliki rasa yang beragam. Di sinilah selera pasar dimainkan sesuai kebutuhan si pengguna yang tidak melulu rasa tembakau.
Liquid tidak mengandung tar, ini yang menyebabkan Vape jauh lebih aman apabila ditinjau dari segi kesehatan. Selain itu Vape lebih ramah lingkungan karena aromanya, tapi uap liquid lebih “ngebul” daripada asap rokok.
Kalian tahu kalau rokok konvensional mengandung zat berbahaya? Di antaranya nikotin dan tar. Nah, zat yang disebutkn tergolong berbahaya untuk dikonsumsi kedalam tubuh. Berbeda dengan liquid Vape yang hanya mengandung Vegetable Glycerin, Propylen Glicol, Flavour dan Nikotin dan bahan ini ramah untuk tubuh.
Sebenarnya menjadi sebuah pilihan untuk para pecandu Nikotin dan Tar untuk memilih salah satu atau tidak sama sekali. Tinggal kesadaran kesehatan pribadi tiap orang untuk menentukan pilihan, tetap pada rokok konvensional atau Vape. Apabila Vape difungsikan sebagai pelepas candu rokok konvensional justru akan menjadi usaha yang baik demi bisa melepas candu keduannya dalam rentan waktu tertentu.
Namun lebih baik tidak dua-duanya ya guys!
ya di antara kalian kan pasti punya jawaban sendiri sih tapi kalo kata aku buat kalian yang memang nggak merokok lebih baik jangan lah... hehehe ya udah sekian dari saya ya kalo ada kekurangan ya mohon ampunanya master....
loading Adverstment...

No comments

Silakan beri komentar anda tentang postingan di atas

//CTRL+U Blocked